cialisvs.com

Blog Seputar Tips Traveling Kuliner Lifestyle dan Properti

5 Perawatan Rutin untuk Cincin Kawin Agar Selalu Bersinar

Sebagai simbol dalam mengikat pasangan maka keberadaan cincin kawin  memang sangatlah penting, tidak berlebihan rasanya kalau dipilih dengan seksama. Tidak terlalu berlebihan pula manakala ada pasangan yang rela menggelontorkan dana lebih besar ketimbang pasangan lain untuk sepasang cincin pernikahan. Apalagi pesta pernikahan yang digelar sehari tentu berbeda dengan cincin tersebut yang nanti akan dipakai seumur hidup, entah 20 atau 50 tahun mendatang.

Berhubung cincin pernikahan ini akan dipakai untuk kurun waktu yang lama maka penting sekali untuk memperhatikan perawatannya. Tak sedikit pasangan yang sudah menikah menaruh perhatian khusus pada cincin pernikahan dengan segudang kenangan istimewa di dalamnya. Biaya yang dikeluarkan pun tidak melulu harus mahal, karena beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah juga bisa dilakukan. Cincin yang Anda pesan di sebuah toko online atau toko perhiasan konvensional pun akhirnya lebih awet.

Perawatan Rutin untuk Cincin Pernikahan

Cukup berikan beberapa perawatan berikut maka dipastikan cincin pernikahan senantiasa bersinar layaknya baru dibeli kemarin:

  • Lepaskan cincin di waktu-waktu tertentu,

Cincin pernikahan tentu inginnya dipakai setiap saat, namun dalam kegiatan tertentu idealnya malah dilepaskan dulu. Sebagai contoh saat akan mandi karena air sabun bisa merubah warna logam mulia cincin tersebut sehingga menjadi kusam. Kemudian saat melakukan aktifitas berat, misalnya mengangkat ember berisi air untuk menyiram tanaman. Lantaran logam mulia mudah berubah bentuk, bisa jadi cincin malah bengkok dan patah.

  • Baiknya tidak sering dipakai,

Perubahan warna dan bentuk adalah ancaman yang paling sering dirasakan oleh pasangan terhadap cincin kawin yang dimilikinya. Tentunya menjaga cincin ini sebaik mungkin menjadi kebutuhan maka tidak perlu sering-sering dipakai. Kenakan hanya saat keluar rumah itupun untuk tujuan terbatas, misal saat ke kantor, saat menghadiri undangan, dan sejenisnya. Kalau sekedar pergi ke pasar sepertinya tidak memakai cincin pun tidak menjadi soal sehingga warna dan bentuknya awet.

  • Membersihkan cincin secara teratur,

Cincin dan perhiasan model lainnya seperti kalung, gelang, dan sebagainya ternyata juga wajib dibersihkan secara teratur. Lebih-lebih untuk cincin pernikahan yang memang perlu diperhatikan dengan seksama sebab punya kenangan yang mendalam dan istimewa. Sebenarnya hasil optimal memang perlu dibawa ke tempat cuci perhiasan profesional, namun kalau mau ditangani sendiri agar hemat. Anda bisa mencucinya sendiri memakai sabun pencuci piring dan sikat gigi, lakukan per beberapa bulan sekali saja.

  • Gunakan wadah khusus untuk penyimpanan,

Tempat penyimpanan cincin baiknya juga dibuat istimewa, maksudnya disini adalah tidak disimpan secara sembarangan. Cobalah untuk memanfaatkan sebuah kotak tidak terpakai lalu dibersihkan dan berikan lapisan kain, paling ideal adalah kain beludru. Letakkan cincin Anda di dalamnya ketika disimpan misal ketika dilepas saat pergi tidur agar tidak mudah bengkok. Penyimpanan di wadah khusus akan membantu mempertahankan kilau emas dan batuan di cincin.

  • Asuransikan cincin pernikahan tersebut,

Cobalah diskusikan dengan pasangan mengenai asuransi perhiasan, berhubung cincin pernikahan punya sejuta kenangan. Maka tidak berlebihan jika diasuransikan sehingga ketika hilang ataupun rusak Anda mendapatkan ganti rugi. Ketika cincin ini hilang memang perusahaan asuransi tidak akan membawa kembali cincin tersebut melainkan memberi ganti berupa sejumlah uang. Meskipun demikian setidaknya Anda tidak stress dan dengan dana asuransi tersebut bisa memesan desain cincin yang sama dengan cincin kawin yang barusan hilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *