cialisvs.com

Blog Seputar Tips Traveling Kuliner Lifestyle dan Properti

Perbedaan Kontraksi Palsu dan Asli Ini Wajib Anda Pahami

Kontraksi seringkali dialami oleh para ibu hamil, terlebih jika sudah mendekati proses persalinan. Namun, Anda wajib tahu apakah kontraksi yang terjadi merupakan kontraksi palsu atau kontraksi asli. Karena keduanya memiliki kemiripan yang sulit untuk dibedakan oleh para ibu hamil, terutama untuk kehamilan pertama.

Untuk bisa membedakannya, Anda harus tahu ciri-ciri dari masing-masing kontraksi dan berikut adalah tanda kontraksi palsu yang bisa dijadikan perbedaan dengan kontraksi asli.

  1. Terjadi sesekali

Berdasarkan pendapat dokter, kontraksi ini akan muncul sesekali dengan jarak waktu yang tidak menentu. Berbeda dengan kontraksi asli yang lebih teratur dan bisa diprediksi, terlebih saat mendekati proses persalinan dimana intensitasnya semakin cepat.

Kontraksi yang perlu diwaspadai adalah kontraksi asli. Jadi, ketika Anda mulai merasakan kontraksi secara teratur dan lama kelamaan intesitasnya bertambah, maka Anda harus segera menghubungi dokter atau bidang.

  1. Nyeri yang tidak terlalu parah

Seorang dokter dari New York mengungkapkan jika intensitas nyeri kontraksi asli jauh lebih menyakitkan daripada kontraksi yang palsu. Frekuensi kontraksi pun akan semakin bertambah dan terjadi secara teratur.

Berbeda dengan nyeri kontraksi yang palsu karena biasanya masih bisa ditahan oleh sang ibu, meskipun tingkat sakit kontraksi ini berbeda-beda untuk setiap ibu hamil. Tetap saja masih sakit kontraksi asli.

  1. Kontraksi terjadi karena posisi tidur yang salah

Kontraksi pada kehamilan pertama maka akan membuat ibu hamil merasa panik sehingga langsung memeriksakannya pada dokter atau bidang. Seringkali bidang mendapati bukan kontraksi asli yang dirasakan ibu hamil.

Ketika sang ibu hamil datang, bidan sering meminta ibu hamil untuk berganti posisi, seperti berdiri, berjalan kaki atau lainnya. Banyak di antara ibu hamil yang mengatakan jika kontraksi mulai mereda. Itulah mengapa kontraksi yang palsu lebih mudah hilang jika itu disebabkan karena salah posisi, seperti tidur.

  1. Kontraksi terjadi karena kekurangan cairan

Pertolongan pertama untuk mengatasi kontraksi ini adalah minum air dengan cukup. Hal ini juga berguna untuk memastikan apakah kontraksi yang dialami itu palsu atau asli.

Apabila kontraksi terasa mereda atau bahkan hilang setelah minum air putih, maka bisa dipastikan jika itu bukanlah kontraksi asli. Beberapa ibu hamil mengungkapkan jika kontraksi asli tidak hilang begitu saja dengan mudah, meskipun terkadang juga bisa mereda dengan minum air putih.

  1. Tidak disertai rembesan cairan di vagina

Perasa seperti mengompol karena air ketuban sudah pecah menjadi tanda kontraksi asli. Jika kontraksi tidak disertai dengan rembesan cairan di vagina, maka bisa dipastikan jika itu adalah palsu.

Bagi kehamilan pertama mungkin akan sulit untuk membedakan antara kontraksi palsu dengan kontraksi asli. Berbeda dengan ibu yang sudah hamil beberapa kali, mereka akan lebih tenang menghadapi kontraksi. Informasi bermanfaat dari Orami akan membantu Anda dalam memahami tanda-tanda kontraksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *